Merasakan Pertemuan Itu Sangat Bermakna...
Mengharapkan Tiada Lagi Pertemuan Lain...
Mengharapkan Ini Pertemuan Terakhir...
Merasakan Pencarian Berakhir...
Mungkin...
Pertemuan Yang Mengharapkan "Sesuatu"...
"Sesuatu" Yang Mengukir Senyuman Hidup...
Senyuman Hidup Yang Hidup Sepanjang Kehidupan...
Perasaan Menjadi Girang...
Melihat Pertemuan Membuahkan "Sesuatu"...
Hati Menyanyikan Lagu Indah...
Lagu Indah Untuk "Sesuatu"...
Mengharapkan Indah Mengukir Keindahan...
Ternyata Ombak Cemburu Melihat Pantai...
Lalu Ombak Menghempaskan Diri Ke Pantai...
Berubah Isi Pantai...
Seperti Berubahnya "Sesuatu" Itu...
Hati Yang Dulunya Beryanyi Indah Kerana "Sesuatu"...
Kini Menangis Kerana "Sesuatu" Itu...
Merintih Mengharapkan "Sesuatu" Itu Kembali...
Harapan Hanya Harapan...
"Sesuatu" Ku telah Di Sentap...
Linangan Menjadi Genangan...
Genangan Menjadi Gersang...
Tiada Pertemuan Terakhir...
Untuk Pertemuan Itu...
Pertemuan...
Merindukan Pertemuan Itu...
Pertemuan Itu...
Pelbagai Peristiwa Berlalu...
Harapan Masih Mengharapkan Pertemuan Dulu...
Mengharap...
Mengharap...
&
Terus Mengharap...
Meskipun Ada Pertemuan Lain...
Harapan Masih Mahukan Pertemuan Yang Itu...
Harapan itu...
Meskipun Debu Hilang Bersama Tiupan Angin...
Meskipun Semakin Hari Semakin Gugur Daun Dari Pokoknya...
Atau Semakin Tipis Lapisan Atmosfera...
Harapan Masih Mahukan Pertemuan Itu...
Aku : Kenapa Kau Menangis?
Hati : Dah Tentulah Aku Sedih.
Aku : Ape Yang Kau Sedihkan?
Hati : Aku Sakit.
Aku : Kau Sakit??
Hati : Aku Cedera.
Aku : Perlukan Pertolongan?
Hati : Sudah Banyak Yang Menolong.Tapi Sia2.
Aku : Kenapa?
Hati : Dia Yang Boleh Menyembuhkan Sakitku Sudah Pergi.
Aku : Kemana?
Hati : Ke Hati Yang Lain.
Aku : Maksud Kau?
Hati : Aku Telah Berikan Seluruh Hidupku Padanya. Setiaku...Kasihku...Cintaku...
Aku : Kemudian?
Hati : Dia Pergi Pada Hati Yang Lain.Meninggalkan Aku Tanpa Belas Kasihan.
Aku : Kau Juga Boleh Begitu.
Hati : Terlalu Berat Untuk Itu.
Aku : Kenapa?
Hati : Aku Tidak Mahu Hati Yang Lain Sakit Sepertiku.
Aku : Bukankah Itu Adil?
Hati : Mana Mungkin.Aku Tidak Mahu Hati Yang Lain Menangis Keranaku.
Aku : Habis Tu?
Hati : Aku Akan Terus Begini.Mengharapkan Dia Kembali.
Aku : Mana Mungkin.
Hati : Kenapa?
Aku : Berilah Peluang Pada Dirimu Untuk Bahagia.Seperti Yang Lain.
Hati : Layak Kah Aku?
Aku : Dia Tidak Mungkin Kembali Lagi.Kau Sedarlah!
Hati : Mana Kau Tahu?
Aku : Kerna Aku Pemilikmu.Aku Tidak Mahu Kau Terus Begini.
Hati : Eh!
Aku : Iya!Kau Perlu Kuat.Barulah Aku Akan Dapat Kau Kembali.
Hati : Ambillah Aku Kembali.
Aku : Aku....
Hati...
Aku Ingin Melangkah...
Meninggalkan Pertemuan Itu...
Mencari Pertemuan Lain...
Mungkin...
Namun Setiap Kali Aku Ingin Melangkah...
Terasa Berat...
Berat Untuk Menoleh Kehadapan Dan Mencipta Langkah Baru...
Aku Menoleh Kebelakang Mengharapkan Kembalinya Pertemuan Itu...
Mengharapkan Kembalinya Pencuri Hatiku...
Walaupun...
"Aku Tau Dia Xkan Datang"
"Aku Tau Dia Xkan Datang Balik Dalam Hidup aku Buat Selamanya"
Hati...
Lepaskan Lah Dia...
Biarkan Dia Pergi Bersama Hatinya...
Dia Tanpa Aku...
Begitu Bahagia Mengukir Indah Yang Lain...
Berhentilah Menunggu Cinta Dia Yang Xkan Pernah Ada Untuk Aku...
* Aku Diciptakan Begitu Menjaga Hati...